Wahai orang-orang gagah...Kami bisa memahami mengapa kalian memilih mati dengan cara seperti itu. Kalian tidak perduli dengan segala sangkaan; dan sebagai konsekuensi tidak mengakui hukum positif yang berlaku, kalian "menerima" apapun vonisnya; dan bahkan kalian "memilih" untuk di tembak tanpa mengenakan tutup mata. Itu membutuhkan nyali besar... hanyalah orang-orang seperti kalian yang bisa melakukannya...
kalian para suami dari para istri yang sangat kalian cintai dan istri2pun mencintai kalian. kalian para ayah dari anak-anak yang sangaaat kalian sayangi, melebihi rasa sayang kalian terhadap diri kalian sendiri, dan anak-anak kalianpun sayang dan bangga kepada ayah-ayah mereka. kalian para anak dari para orang tua, yang sangat kalian hormati dan muliakan dan para orang tua kalianpun sangat bangga kepada anak-anaknya yang telah menempuh jalan yang berbeda dari jalan-jalan orang kebanyakan.
kalian adalah orang-orang gagah yang memilih kehidupan "masa depan" dibandingkan kehidupan saat ini. lebih memilih kebahagiaan sejati dibandingkan kebahagiaan sesaat. kalian memilih "dihinakan di dunia" tapi dimuliakan di akhirat.
kematian bagi kalian bukanlah segalanya. kematian hanyalah sepenggal babak dari kehidupan yang kelak kalianpun pasti akan mengalaminya, dengan cara apapun. kalian orang-orang gagah lebih suka mempertahankan aqidah dan memperjuangkan nilai-nilai yang diyakini meskipun peluru menembus dada-dada kalian.
wahai orang-orang gagah, kami kagum kepadamu, kami bangga kepadamu, kami akan selalu merindukan ketegasan sikapmu yang selalu berkata apa adanya, yang selalu menjadi tameng bagi kepengecutan kami. kepergian kalian akan kami ingat selamanya. akan kami tulis dengan tinta emas pada memory kami, akan kami ceritakan kepada semua orang, terutama kepada anak cucu kami, bahwa kami pernah hidup dan menyaksikan bagaimana orang-orang gagah memperjuangkan kebenaran agamanya.
kami yakin kepergian kalian bukanlah akhir dari perjuangan yang telah kalian mulai, kematian kalian adalah genderang bahwa perjuangan telah di mulai. kami yakin kelak akan lahir beribu orang seperti kalian, yang akan menjadi benteng ummat dari ketertindasan.
Selamat jalan orang-orang gagah..
Sampai bertemu kembali di lain waktu dan kesempatan. Semoga Allah Ta'ala menempatkan kalian pada barisan syuhada.
Taufik
Menjelang Waktu Isya'